skin whitening

Tujuh Metode Pemutihan Kulit yang Teruji

Pemutihan kulit termasuk perawatan wajah yang populer di dunia saat ini, dimana permintaan umumnya banyak datang dari negara-negara di Asia. Kecantikan bagi orang Asia adalah memiliki wajah yang mulus dan cerah, hal ini mendorong baik pria maupun wanita untuk memilih perawatan dan produk kecantikan yang dapat mencerahkan kulit mereka.

Bagaimana pemutihan kulit dapat membuat Anda memiliki kulit wajah yang lebih cerah?

Perawatan pemutihan dan pencerahan wajah bekerja dengan cari mengurangi pigmen melanin yang dihasilkan oleh melanosit dibawah kulit, dimana melanosit ini memberikan warna pada kulit dan juga sebenarnya melindunginya dari kerusakan akibat radiasi sinar ultraviolet dari matahari. Semakin banyak pigmen melanin, maka warna kulit akan semakin gelap. Kadar melanin dalam kulit seseorang tergantung dari beberapa faktor seperti genetik, hormon, kerusakan kulit dan tingkat terpapar sinar matahari.

Faktor tersebut perlu dipertimbangkan dalam menentukan hasil yang diharapkan dari perawatan pemutihan kulit – sebagai contoh, tingkat kecerahan kulit orang Kaukasia tidak dapat diperoleh oleh mereka yang berasal dari negara dengan iklim tropis seperti Afrika, Asia selatan dan Asia tenggara. Sehingga hasil dari perawatan tersebut sangat bergantung awalnya dari warna alami kulit calon pasien (dalam hal ini faktor genetik berperan penting).

Apakah pemutihan kulit dapat menghilangkan noda kulit?

Terdapat beberapa kondisi yang menyebabkan noda pada kulit yang dapat diatasi dengan perawatan pemutihan kulit. Mereka yang memiliki tanda lahir, bercak hitam dan pigmen permanen (yang disebut ‘melasma’) dapet memperoleh manfaat dari perawatan ini. Perubahan hormon dan paparan sinar matahari langsung dapat merusak kulit dan membentuk noda hitam. Saat intensitas tersebut meningkat, maka semakin banyak melanin yang diproduksi oleh melanosit yang menyebabkan noda hitam dan kecoklatan dan pigmentasi.

Pigmentasi merujuk pada kemunculan hipopigmentasi (terang) or hiperpigmentasi (gelap) di kulit wajah, leher, lengan dan punggung. Pigmentasi dapat terjadi akibat paparan sinar matahari dan juga hormon yang tidak seimbang (umumnya terjadi selama masa kehamilan atau saat mengkonsumsi pil KB). Kabar baiknya adalah semua masalah tersebut juga dapat dihilangkan melalui perawatan pemutihan wajah dengan menggunakan laser yang dapat membuat kulit nampak bersih dan mulus.

 

Pemutihan Kulit

 

Prosedur apa saja yang dilakukan untuk memutihkan atau mencerahkan kulit?

Berbagai prosedur dapat dilakukan, namun sangat tergantung dari tipe kulit Anda.

  • Pemuti kulit
  • Perawatan Hydroquinone
  • Perawatan Gluta
  • Pengelupasan secara kimiawi
  • Mikrodermabrasi
  • Perawatan dengan menggunakan laser
  • Cryosurgery

Apakah perawatan topikal merupakan perawatan pemutihan wajah yang paling efektif?

Perawatan topikal dilakukan dengan menggunakan pemutih kulit, krim pengelupasan atau serum yang bekerja dengan mengurangi pigmen melanin di kulit. Umumnya digunakan untuk mengatasi bekas jerawat, perubahan warna akibat hormon, bercak akibat penuaan,serta mencerahkan wajah secara alami.

Dampak dari perawatan topikal ini terbatas pada lapisan epidermis (lapisan teratas pada kulit) meskipun kulit menyerap seluruh krim dan serum yang diberikan. Karena tidak mencapai lapisan dermis atau lapisan terbawah dari kulit, maka hasilnya bertahan sementara saja dan perlu dilakukan perawatan secara berkala.

Apakah perawatan pengelupasan kulit berbahaya?

Perawatan ini dilakukan untuk mengurangi perubahan warna pada kulit, dengan menggunakan bahan kimiawi yang disebut pemutih yang mengandung hydroquinone, vitamin A, asam kojic dan klorida merkuri yang dapat mengurangi kadae melanin pada kulit.

Efek samping dari perawatan ini adalah keracunan merkuri yang menyebabkan masalah neurologis, psikiatrik dan ginjal, serta perpindahan merkuri dari janin pada wanita yang tengah mengandung. Risiko lainnya adalah penuaan dini, meningkatkan risiko kanker kulit akibat pemakaian yang berkelanjutan, infeksi pada wajah serta Ochronosis (perubahan warna kulit). Untuk menghindari risiko tersebut, tindakan pencegahan wajib dilakukan seperti memeriksa kandungan bahan yang ada.

Perawatan Hydroquinone and Gluta yang bekerja untuk menghambat melanin

Perawatan Hydroquinone atau yang lebih dikenal dengan benzene atau quinol meruapakan penghambat produksi melanin sehingga dapat mencerahkan kulit. Umumnya digunakan untuk hypopigmentasi. Perawatan ini baik untuk mengatasi bekas jerawat, melasma, bercak dan bintik-bintik, juga dapat memudarkan bercak merah dan coklat pada kulit. Efek sampingnya adalah kulit menjadi kering dan kemerahan, dalam kasus tertentu dapat terjadi Ochronosis akibat pemakaian yang berlebihan.

Gluta (GSH) merupakan antioksidan alami yang ada dalam tubuh kita yang dapat menghambat produksi melanin. Gluta juga dapat mencegah dampak oksidasi pada kulit. Gluta dapat dimasukkan ke dalam obat atau proses injeksi yang mana perawatan ini dapat mencerahkan serta meremajakan kulit serta menghilangkan tanda-tanda penuaan. Gluta atau asam Kojic disuntikkan ke pembuluh darah yang dapat memberikan hasil secara langsung pada tubuh.

Pengelupasan kimiawi dilakukan dengan menghilangkan lapiran teratas kulit

Perawatan ini menggunakan cara kimiawi untuk mengelupaskan kulit dari lapisan teratas. Kulit baru akan tumbuh lagi dan umumnya lebih halus, sedikit kerutan dan Nampak lebih mudah. Perawatan ini sangat efektif untuk mengatasi cacat pada wajah, noda, bintik-bintik dan perubahan warna kulit, atau bahkan pigmentasi kulit yang tidak merata, garis wajah dan kerutan.

Perawatan ini sangat membantu kesegaran kulit dan tekstur (khususnya pada wajah, leher dan tangan), bekas luka, jerawat, pigmentasi melisma serta meningkatkan produksi kolagen yang dapat mencerahkan wajah.

Perawatan ini dapat dilakukan dengan tiga tingkat kedalaman, yang bergantung pada masalah kulit yang ada.

Pengelupasan kulit ringan digunakan untuk mengangkat lapisan epidermis (lapisan teratas pada kulit) yang dapat bertahan selama 1-2 bulan. Untuk menjaga hasil yang maksimal maka perawatan ini dapat dilakukan selama 4-6 bulan.

Pengelupasan kulit sedang digunakan untuk mengangkat sel kulit dari lapisan epidermis dan bagian teratas dari lapisan dermis (lapisan tengah pada kulit). Untuk menjaga hasil yang maksimal maka perawatan ini dapat dilakukan setiap 3-9 bulan.

Pengelupasan kulit terdalam digunakan untuk mengangkat kulit dari lapisan epidermis, lapisan tengah dan bawah untuk mengatasi bekas luka dan kerutan-kerutan. Perawatan ini hanya dapat dilakukan sekali. Lapisan kulit yang baru akan muncul sekitar 7-10 hari dan pemulihannya sekitar beberapa bulan.

Perawatan ini dapat meningkatkan tekstur dan kesegaran pada kulit, menghilangkan bekas luka, jerawat dan pigmentasi melasma. Juga dapat mendorong anti penuaan dengan menghasilkan produksi kolagen dan dengan demikian mencegah kekenduran serta kerutan-kerutan.

Apakah efek samping dari perawatan pengelupasan kimiawi?

Walaupun perawatan ini tidak sakit, namun dapat menyebabkan sedikit kesemutan dan sesak. Sedikit efek samping yang jarang terjadi adalah kemerahan, infeksi jamur, perubahan warna kulit, masalah hati dan ginjal karena asam karbolik (phenol) yang digunakan. Risiko parah yang mungkin dapat terjadi adalah bekas luka permanen, luka bakar, dan masalah pigmentasi permanen termasuk penggelapan kulit (hiperpigmentasi) atau pencerahan kulit (hipopigmentasi).

 

Pemutihan Kulit

Mikro-dermabrasi untuk mengangkat lapisan teratas pada kulit

Perawatan micro-dermabrasi meliputi proses pengilapan, penggosokan dan pengelupasan lapisan teratas pada kulit dengan menggunakan alat yang dilapisi (alat abrasion) dengan tujuan untuk mengelupaskan kulit yang mati serta yang rusak akibat paparan sinar matahari. Perawatan ini dapat mengangkat korneum dan menggantikan sel kulit yang mati dengan sel kulit yang sehat. Eksfolitor ini bukan penghambat melanin dan tidak dapat mencerahkan kulit secara keseluruhan, namun dapat  menjada kesegaran kulit, mengangkat sel kulit mati atau hyperpigmentasi, yang pada akhirnya dapat mencerahkan kulit.

Cryosurgery sangat efektif untuk menghilangkan noda hitam pada kulit

Perawatan ini sangat baik untuk kulit yang menggelap serta banyak noda hitam, dilakukan dengan cairan nitrogen unutk membekukan bekas luka pada kulit. Ini merupakan proses pencarian yang dapat menghancurkan bekas luka dengan kristalisasi dan membantu perkembangan sel baru yang lebih cerah. Perawatan ini dapat dilulangi untuk hasil yang maksimal, dan aman untuk segala jenis kulit dan baik digunakan untuk area kulit yang kecil. Melanin yang berlebihan kemudian akan dikeluarkan ke permukaan kulit kemudian terkelupas dalam beberapa hari, kemudian wajah akan nampak lebih cerah.

Perawatan laser bertahan lama untuk memutihkan wajah

Perawatan ini selain dapat memutihkan kulit, juga dapat mengurangi kerutan, bekas luka, garis wajah dan noda hitam.

Merupakan teknik dengan menggunakan sinar laser (ablatif dan non-ablatif) untuk menghilangkan bagian terluar dari kulit sehingga dapat menstimulasi tubuh untuk menciptakan sel baru. Dilakukan dengan menggunakan bius local ke bagian tubuh yang akan dilakuan perawatan, dan umumnya berlangsung selama 1-2 jam. Perawatan ini juga membakar kulit terluar yang menghasilkan serat kolagen (yang membalut kulit) untuk mengecangkan kulit sehingga nampak lebih segar. Laser karbondioksida ataupun laser erbium dapat digunakan untuk perawatan ini.

Perawatan ini dapat menyebabkan efek samping seperti kulit kering, pembengkakan, iritasi, kemerahan pada kulit, memar, sensitif pada sinar matahari, serta pigmentasi. Metode ini umumnya aman, namun dalam kasus tertentu yang jarang terjadi, juga dapat menyebabkan infeksi, kebarakan dan luka akibat panas yang dihasilkan dari laser serta kerusakan pada kelopak mata (ectropion). Perawatan ini tidak disarankan untuk mereka yang cenderung mudah luka dan kelainan kulit. Merokok wajib dihindari setidaknya 2-3 minggu sebelum dan sesudah perawatan. Pemulihan umumnya selama 5-7 hari tergantung dari kondisi kulit pasein dan alat yang digunakan saat perawatan. Hasil dari perawatan ini dapat bertahan selama bertahun-tahun, yang dapat meningkatkan kesegaran kulit serta mengurangi pigmentasi.

Setelah perawatan ini, kulit akan sangat sensitif, oleh karena itu hal-hal berikut perlu dilakukan untuk mencegah komplikasi yang ada:

  • Menjaga daerah yang dirawat dengan bersih dan membilas dengan sabun berbahan anti kimia;
  • Mengolesi kulit dengan gel aloe vera (lidah buaya) atau minyak secara teratur;
  • Menghindari menggaruk atau mengerok bagian yang dirawat;
  • Meminum obat anti nyeri untuk mengurangi pembengkakan;
  • Mengolesi kulit dengan lotion anti sinar matahari selama 6 bulan untuk mencegah penggelapan kulit.