Seberapa Besar Kemungkinan Anda Mengidap Kanker Payudara?

Kanker payudara merupakan kanker yang paling banyak menyerang wanita, setelah kanker kulit. Kanker payudara dapat terjadi baik pada pria maupun wanita, umumnya lebih banyak wanita. Bahkan dapat menyebabkan kematian, meskipun tingkat kematian telah menurun pesat karena kemajuan teknologi dalam metode penyembuhan.

Kanker payudara adalah suatu kondisi dimana terjadi mutasi pada sel-sel payudara yang menyebabkan sel tersebut bertambah banyak dan pada akhirnya membentuk tumor ganas. Kanker dapat berkembang dalam kelenjar susu yang disebut lobulus atau saluran yang membawa cairan susu dari lobulus ke puting. Hal ini pada akhirnya dapat merusak sel payudara yang sehat dan bahkan dapat menyebar hingga ke kelenjar getah bening disekitar lengan, menyebabkan seluruh tubuh menjadi rentan terhadap kanker karena sel ganas tersebut menyebar melalui organ sistem yang lemah ke seluruh bagian tubuh.

Kanker Payudara

Penyakit kanker payudara ini dapat dibedakan menjadi dua jenis utama, yaitu Invasif and Non-Invasif. Kanker invasive termasuk kanker yang dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya, sementara itu kanker non-invasif, sel kanker akan tinggal dalam bagian tertentu (tidak menyebar).

Selanjutnya, kanker non-invasif dapat dibedakan menjadi Ductal carcinoma in situ dan Lobular carcinoma in situ. Sementara itu kanker invasive dapat dibedakan menjadi Invasive ductal carcinoma dan Invasive lobular carcinoma. Masing-masing jenis kanker ini akan dijelaskan lebih lanjut.

Jenis kanker payudara

Terdapat 4 jenis kanker payudara yang umum terjadi yaitu:

Ductal carcinoma in situ

Suatu kondisi dimana sel dalam kelenjar susu telah bermutasi menjadi sel kanker. Umunya juga menyebar di wilayah sekitar kelenjar susu dan harus segara ditangani segera mungkin untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

Lobular carcinoma in situ

Sebenarnya bukan merupakan kanker payudara namun lebih kepada suatu kondisi dimana sel abnormal berkembang di kelenjar susu. Kehadiran sel tersebut dapat meningkatkan risiko sel kanker payudara untuk berkembang di masa yang akan datang, oleh karena itu, lobular carcinoma perlu ditangani untuk mengurangi perkembangan sel kanker payudara.

Invasive ductal carcinoma

Merupakan jenis kanker payudara yang paling umum. Diawali dengan pembentukan sel kanker di saluran kelenjar susu dan akhirnya menyebar di dinding kelenjar susu kedalam jaringan dan organ, lebih lanjut ke seluruh tubuh melalui kelenjar getah bening dan pembuluh darah.

Invasive lobular carcinoma

Juga merupakan jenis kanker payudara yang paling umum setelah invasive ductal carcinoma. Awalnya terjadi di dalam lobulus yang menghasilkan susu dan akhirnya menyebar ke wilayah disekitarnya dan jaringan serta organ. Seperti invasive ductal carcinoma, jenis ini juga menyebar melalui kelenjar getah bening ke seluruh tubuh. Kondisi ini kebanyakan terjadi pada wanita dewasa. Namun, kanker jenis ini sulit untuk dideteksi melalui pemeriksaan fisik dan ada kemungkinan kedua payudara juga terkena.

Apa yang menyebabkan kanker payudara?

Kanker Payudara

Berikut faktor-faktor yang dapat memicu kanker payudara:

  • Jenis kelamin: Pria juga dapat mengidap kanker, namun umumnya dijumpai pada wanita

 

  • Haid di usia dini: Jika anda memulai haid di usia dini, contoh sebelum usia 12 tahun, maka kemungkinan terkena kanker payudara cenderung lebih besar.

 

  • Pengkonsumsi alkohol: Konsumsi alkohol yang berlebih dapat memicu risiko kanker payudara. Jika ada mengkonsumsi secara berlebih, sebaiknya segera dikurangi. Batasi konsumsi alkohol tidak lebih dari satu gelas per hari.

 

  • Usia: Risiko kanker payudara akan bertambah seiring dengan bertambahnya usia. Jika anda telah melewati usia 40 tahunan, anda akan mulai rentan terhadap kanker payudara. Sangat baik untuk melakukan pemeriksaan rutin sehinga dapat dilakukan pengobatan dini jika terdiagnosa kanker payudara.

 

  • Paparan radiasi: Jika anda pernah melakukan perawatan yang melibatkan paparan radiasi maka risiko terkena kanker payudara cenderung ada.

 

  • Riwayat keluarga: Jika anggota keluarga anda ada yang didiagnosa kanker payudara, seperi ibu, nenek atau putri anda – maka anda juga berisiko terkena kanker payudara. Namun, ada kemungkinan juga jika anda adalah orang pertama di keluarga yang terkena kanker payudara.

 

  • Kehamilan di usia dewasa: Sebagai contoh di atas usia 35 tahun, maka anda berisiko terkena kanker payudara.

 

  • Tidak pernah hamil: Jika anda tidak pernah mengandung, maka anda juga berisiko.

 

  • Pernah mengidap kanker payudara: Jika anda pernah terkena kanker payudara di salah satu payudara anda sebelumnya, maka risiko kanker payudara untuk berkembang di payudara lainnya juga ada.

 

  • Berhenti haid di usia lanjut: Mengalami menopause di usia lanjut juga dapat menyebabkan ada rentan terhadap kanker payudara.

Apa saja gejala-gejala kanker payudara?

  • Pembengkakan di bagian payudara
  • Kemerahan atau bintik-bintik di seluruh payudara
  • Perubahan bentuk dan ukuran di salah satu atau kedua payudara
  • Puting lepas dari payudara
  • Pembentukan benjolan
  • Iritasi di payudara
  • Pengelupasan puting atau payudara
  • Puting yang masuk kedalam
  • Nyeri mendadak di payudara
  • Pembengkakan dibawah lengan

Bagaimana cara mendeteksi kanker payudara?

Jika anda mengalami satu atau lebih gejala diatas, sangat dianjurkan untuk segera memeriksakan diri anda dengan dokter, yang selanjutnya akan menyarankan anda untuk melakukan Mammogram atau Ultrasound (USG). Tes lain yang disarankan adalah Biopsi. Biopsi dilakukan dengan menggunakan jarum untuk mengambil contoh kelenjar dengan melakukan irisan pada payudara. Kelenjar yang telah diambil ini akan diuji pada laboratorium untuk mendeteksi apakah terdapat sel kanker atau tidak.

Kanker Payudara

Bagaimana cara penanganan kanker payudara?

Beberapa metode yang umumnya digunakan untuk penanangan kanker payudara adalah sebagai berikut:

  • Operasi: operasi dilakukan untuk mengangkat sebagian atau seluruh payudara yang terjangkit, prosedur ini juga disebut Mastektomi.

 

  • Radiasi: meliputi penggunaan sinar radiasi untuk menghancurkan sel kanker. Untuk kanker payudara, umumnya dilakukan dengan menempatkan radiasi di dalam tubuh, disebut terapi brachy.

 

  • Kemoterapi merupakan suatu metode yang meliputi penggunaan obat-obatan yang dapat menghancutkan sel kanker. Karena metode ini juga menghancur sel baik, maka pengobatan ini memiliki efek samping seperti kelelahan, rambut rontok, sembelit, kurang darah, dan juga mual.

 

  • Targeted therapy: metode ini menggunakan obat-obatan dengan sasaran sel kanker, sehingga dapat mencegah kerusakan pada kelenjar yang sehat. Obat tersebut dibuat untuk menghadang perkembang sel kanker. Tak jarang pula, sasarannya adalah sel-sel yang mendorong perkembangan protein secara berlebihan di permukaan sel kanker. Dimana protein tersebut berkerja sebagai penanda untuk mengidentifikasi sel-sel kanker.