dermal fillers

Dermal Filler: Rahasia Untuk Mengembalikan Usia Anda Secara Instan

Siapa yang tidak merasakan sedikit rasa sakit akibat penuaan? Kulit yang halus dan mulus adalah idaman bagi setiap wanita, tetapi penuaan adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari begitu pula dengan dampaknya seperti keriput, kulit kendor dan hilangnya volume wajah. Meskipun Anda tekun melakukan perawatan anti-penuaan setiap harinya dan melakukan apa saja dibawah sinar matahari untuk melawan penuaan, semuanya ada batasannya bagi Anda untuk dapat memperlambat proses penuaan. Inilah saat dermal filler menjadi solusi Anda!.

Dermal filler atau facial filler, adalah suntikan yang digunakan untuk mengisi kerutan-kerutan dari bawah kulit, meningkatkan kontur wajah, mengembalikan volume kulit, mengisi kemolekan bibir serta memperbaiki tanda-tanda penuaan dini dalam waktu singkat.

Apa itu Dermal filler?

Dermal filler merupakan perawatan non-invasif yang telah disetujui FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) yang melibatkan suntikan dari gel yang terdiri dari bahan alami atau bahan sintesis seperti molekul asam Hyaluronic atau asam Poly-L-lactic dibawah kulit untuk mengisi garis-garis wajah, mengembalikan volume wajah dan menambah volume pada pipi yang cekung dan untuk meningkatkan penampilan kulit secara keseluruhan dengan mengurangi efek penuaan.

Prosedur ini juga dapat digunakan untuk memperbaiki bibir serta kerusakan garis rahang.

Apakah Dermal Filler dan Botox itu sama?

Meskipun perawatan Botox dan Dermal filler serupa dalam banyak hal, namun kedua perawatan ini tidaklah sama. Perbedaan utama dari 2 perawatan ini ada pada mekanisme kerjanya mereka masing-masing.

Sementara Botox menggunakan bakteri yang telah dimurnikan untuk menghilangkan munculnya kerutan dan garis dengan melumpuhkan otot-otot tertentu, dermal fillers dalam hal ini menggunakan bahan berbasis gel seperti asam Hyaluronic untuk mengembalikan volume wajah dan memperbaiki area yang cacat akibat proses penuaan.

Botox terutama digunakan untuk menghilangkan keriput, tidak seperti dermal filler, botox tidak dapat digunakan untuk menambah volume pada wajah.

 

Derma Filler

Apa saja jenis-jenis dermal fillers dan berapa lama perawatan tersebut bertahan?

Perawatan dermal filler dapat bertahan lama tetapi tidak permanen. Namun, hasilnya sangat bergantung pada tipe filler yang digunakan. Pada banyak kasus, dampak dari filler dapat bertahan dari 6 hingga 18 bulan, dan sesi touch-up rutin diperlukan untuk tetap menjaga penampilan yang diinginkan.

Ada beberapa tipe dermal filler berdasarkan komposisi bahannya. Beberapa tipe yang umum digunakan adalah:

#1 Filler Asam Hyaluronic

Seperti yang disebutkan, filler asam Hyaluronic adalah facial filler yang dibuat dari molekul asam Hyaluronic. Asam Hyaluronic adalah bahan yang dihasilkan secara alami oleh tubuh dan biasanya ditemukan dalam cairan di mata dan persendian yang berfungsi sebagai bantalan atau pelumas.

Saat kita menua, produksi kolagen (protein utama yang ditemukan di jaringan penghubung kulit), menurun dan menyebabkan kulit mulai menipis serta kehilangan daya elastisitasnya. Ketika Filler Asam Hyaluronic disuntikkan, filler akan menstimulasi produksi kolagen, mengisi volume dan menambah kemolekan pada kulit dengan mengisi bagian yang kosong akibat kolagen yang habis. Filler yang sama dapat juga digunakan untuk penebalan bibir.

Filler Asam Hyaluronic memiliki dampak ringan sehingga tidak ada efek, dan jika Anda tidak puas dengan perawatan filler ini, Anda memiliki pilihan untuk melarutkan filler dengan Hyaluronidase; enzim yang dapat mempercepat degradasi Asam Hyaluronic di tubuh. Dermal fillers yang pada umumnya digunakan adalah Juvederm, Restylane, Puragen, Prevelle, Volume dan Boltero. Hasil perawatan dapat bertahan mulai dari 6 bulan hingga 2 tahun pada beberapa kasus.

 

Dermal FillerDermal Filler

#2. Filler Kerutan Sintesis

Tidak seperti Filler Asam Hyaluronic, Filler Kerutan Sintesis menggunakan bahan buatan laboratorium seperti asam Poly-L-lactic untuk menstimulasi pembentukan kolagen di kulit, Hasil dari perawatan ini tidak dapat segera dilihat, namun setelah periode perawatan berakhir atau setelah kolagen baru telah diproduksi. Dapat bertahan hingga 2 tahun atau bahkan lebih.

Perawatan ini dapat digunakan untuk memperbaiki facial depression (lekuk wajah), mengangkat pipi, mengisi garis dan merawat lipatan nasolabial (suatu garis lekukan yang terdapat pada kedua sisi mulut yang membentang dari ujung hidung sampai sudut luar mulut).

Efek samping dari filler ini termasuk pembengkakan, memar, kemerahan dan jendolan kecil dibawah kulit. Produk dermal filler yang umum di kategori ini adalah Sculptra, Radiesse, dan Silicone.

Biaya Dermal fillers adalah USD 800 – USD 2200.

 

.

#3. Filler Kerutan Kolagen

Filler kerutan kolagen, mencari kolagen untuk diinjeksikan ke kulit dengan mengganti kolagen yang secara alami sudah rusak. Filler kolagen bisa digunakan untuk memperbaiki luka dan melembutkan garis dan kerutan. Filler ini hanya bertahan 3-4 bulan, namun, efek dari perawatan ini dapat menyebabkan kulit terlihat sangat alami.

Berdasarkan penelitian, filler kolagen memiliki risiko reaksi alergi, memar, kemerahan dan pembengkakan, Karena kolagen biasanya didapat dari sapi, sehingga siapapun yang memiliki alergi terhadap produk turunan sapi harus menghindari filler ini. Cosmoderm, Evolence dan Fibrel merupakan beberapa dermal filler yang biasanya ada di kategori ini.

 

Dermal Filler

#4. Filler Kerutan Autologous

Perawatan filler kerutan autologous sedikit berbeda dari perawatan dermal filler lainnya dan terdapat dua langkah perawatan.

Pertama, lemak tubuh dari pasien diekstraksi dari area tubuh seperti bokong, paha dan perut ketika perawatan. Setelah perawatan selesai, lemak diinjeksikan ke area di wajah dimana kerutan perlu diperhalus atau volume perlu ditambahkan.

Tipe lainnya dari perawatan filler kerutan autologous dengan mengambil darah dari lengan pasien dan diinjeksikan ke kulit pasien.

Perawatan ini memiliki resiko mirip dengan perawatan dermal filler lainnya seperti kemerahan, memar, pembengkakan dan infeksi di area perawatan. Perawatan dapat dilakukan dalam satu hari dan hasilnya bertahan dari satu sampai dua tahun.

Seberapa amankah perawatan dermal filler?

Salah satu faktor mengapa dermal filler cukup populer karena perawatan dermal filler tidak memerlukan tindakan operasi / pembedahan sebagai alternatif untuk anti penuaan. Namun, seperti prosedur kosmetik lainnya, dermal filler memiliki efek samping jika tidak dilakukan dengan benar.

Pembengkakan merupakan efek samping yang umum terjadi termasuk ruam kulit, kulit seperti berjerawat dan infeksi. Resikonya bergantung dari banyak faktor seperti tipe dan merek dari filler yang digunakan, jumlah filler serta area kulit pasien yang terdampak dari perawatan tersebut.

Sangat penting untuk melakukan konsultasi sebelum mempertimbangkan perawatan dermal filler apa yang diinginkan, serta meyakinkan bahwa pasien tidak alergi terhadap bahan apapun yang ada dalam filler yang dipilih. Perawatan ini wajib dilakukan oleh dokter bedah yang berpengalaman.